Sandhangan Aksara Jawa

I. Sandhangan swara  digunakan untuk mengubah bunyi vokal huruf dasar (dentawyanjana) dan huruf pasangan. Jumlah sandhangan swara 5 buah yaitu:

 

a.      ꦶ   disebut ulu (wulu) ditulis di atas huruf sebagai penanda bunyi i; bila yang diberi sandhangan adalah huruf pa­sangan yang terletak di bawah huruf dasar, sandhangan wulu berada di atas huruf yang …di-pasang-i.

Contoh:

 

ꦀꦶꦄꦶ꧋ ꦇꦃꦶ꧋ꦄꦎꦠꦶ꧋ꦊꦄꦛꦶ꧋ꦆꦏꦞꦶ꧋ꦏꦁꦙꦙꦶ꧋ꦂꦁꦟꦶ꧋

 

b.   ꦸ   disebut suku ditulis bersambung dengan huruf  atau pasangan  yang diberi

 

sandhangan sebagai penanda bunyi u.

Contoh:

 

ꦉꦸꦎꦸ꧋ꦑꦸꦄꦸ꧋ꦂꦁꦙꦹ꧋ꦄꦁ꥛ꦹ꧋ꦏ꥚ꦹꦏꦞꦿ

 

c.  ꦺ  disebut taling ditulis di depan huruf dasar yang diberi sandhangan sebagai

 

penanda buyi é atau è; bila yang diberi sandhangan adalah huruf pasangan, letak taling  di depan huruf yang di-pasang-i.

Contoh:

 

ꦺꦄꦺꦁ꧋ꦐꦺꦈ꧋ꦄꦝꦺꦁꦦ꧋ꦐꦺꦁꦟꦄꦿ꧋ꦊꦺꦎꦖꦁꦿ

 

d.  ꦺ —ꦻ  disebut taling tarung, ditulis mengapit huruf yang diberi sandhangan sebagai penanda bunyi o;  bila yang diberi sandhangan adalah huruf pasangan yang  terle­tak di bawah huruf dasar, taling tarung mengapit huruf dasar yang di-pasang-i, sedangkan pada huruf pasangan yang terletak di belakang  huruf dasar yang di-pasang-i, taling  berada  di depan huruf dasar yang di-pasang-i dan tarung-nya di belakang pasangan.

Contoh:

 

ꦺꦉꦻꦺꦃꦻ꧋ꦏꦺꦁꦟꦻ꧋ꦀꦺꦏꦞꦻ꧋ꦀꦏꦿꦺꦑꦝꦼꦻ꧋

 

e.      ꦷ  disebut pepet, ditulis di atas huruf, sebagai penanda bunyi e; bila yang diberi sandhangan adalah huruf pasangan yang terletak di bawah huruf dasar, pepet terletak di atas huruf dasar yang di-pasang-i. Bila pepet  digunakan bersama-sama dengan sandhangan cecak, tanda cecak berada di tengah-tengah pepet. Bila digunakan bersama-sama sandhangan layar, tanda layar berada di samping pepet.

Contoh:

 

ꦊꦷꦐꦷꦉꦿ꧋ꦀꦎꦷꦿ꧋ꦄꦷꦁꦙꦷꦉꦿ꧋ꦇꦷꦃꦷꦼ꧋ꦑꦁꦟꦷꦉꦿ꧋ꦇꦷꦐꦷꦽ

 

Huruf r dan ꦉ bila mendapat sandhangan pepet ini mempunyai bentuk tersendiri yaitu ꥙ (huruf pasangan-nya      ꦷꦝ).

 

Contoh:    ꥙ꦓ꧋꥙ꦏꦷꦇꦿ꧋ꦀꦏꦝꦷꦼ꧋ꦀꦏꦿꦑꦝꦷꦇꦿ꧋

 

Huruf ꦃ  bila mendapat sandhangan pepet mempunyai bentuk tersendiri yaitu ꦊ꧆  (huruf pasangan-nya   ꦞ꧆ ).

 

Contoh:  ꦊ꧆ꦐꦷꦅꦿ꧋ꦊ꧆ꦏꦥꦷꦁꦿ꧋ꦇꦌꦄꦞ꧆ꦁ꧋ꦊ꧆ꦐꦷꦼ꧋ꦇꦌꦄꦞ꧆ꦐꦷꦼ꧋

II. Sandhangan wyanjana (penanda gugus konsonan), 3 buah yaitu:

 

a. ꧂       disebut cakra, pengganti panjingan (klaster) r, ditulis bersambung dengan huruf  dasar atau huruf pasangan  yang dilekati; (pada Program Carakan Dukunov ada 3 jenis yaitu: V untuk huruf dasar yang bentuknya pendek misalnya ꦁ꧋ ꦊ꧋ ꦇ; SHIFT + V untuk huruf dasar yang bentuknya pa…njang misalnya ꦆ꧋ ꦄ꧋ ꦎ; dan ALT + V untuk huruf pasangan, kecuali huruf pasangan ꦔ꧋ꦛ꧋ꦞ). Penulisan dalam sistem Dukunov ketik dulu sandhangan ini baru hurufnya untuk huruf dasar sedangkan untuk huruf pasangan sandhangan ini diketik sesudah hurufnya)

Contoh:

 

ꦊꦸ᯻ꦆ꧋ꦀꦁꦙ꧂ꦅ꧋꧂ꦁꦌꦼ꧋ꦇꦇ꥛꧃꧋ꦺꦆꦻꦏꦥ꧃꧋

 

b.    ꧄     disebut keret, pengganti cakra dan pepet, ditulis bersambung dengan huruf dasar atau huruf pasangan yang dilekati; (pada Program Carakan Dukunov keret ini ada 2 jenis: untuk huruf dasar tombol  ] dan untuk huruf pasangan SHIFT + ], kecuali huruf pasangan ꦔ꧋ꦛ꧋ꦞ)

Contoh:

 

ꦄ꧄ꦏꦸꦇꦿ꧋ꦄ꧄ꦆ꧋ ꦄꦆ꧄ꦏꦿ꧋ꦆꦷꦁ꥛꧅ꦏꦿ꧋ꦓꦏꦞ꧄ꦆꦿ꧋

 

c.   ꧀  disebut pengkal, pengganti panjingan y, ditulis bersambung dengan huruf dasar atau huruf pasangan yang dilekatinya (pada Program Carakan Dukunov tanda ini terletak pada tombol [ untuk huruf dasar dan SHIFT + [ untuk huruf pasangan, kecuali huruf pasangan ꦔ꧋ꦛ꧋ꦞ)

Contoh:

 

ꦄ꧀ꦀꦶ꧋᯻ꦐꦊ꧀ꦄꦿ꧋ꦀꦏꦞ꧀ꦄꦿ꧋ꦀꦏꦥ꧁ꦹꦄꦿ꧋ꦺꦃꦏꦥ꧁ꦄꦿ

 

III. Sandhangan  panyigeging wanda (penutup suku kata) berjumlah tiga (3) buah yaitu:

a.  ꦾ  disebut wignyan, pengganti ꦀ sigeg (konsonan h), ditulis di belakang huruf dasar atau huruf pasangan (huruf pasangan ꦔ꧋ꦛ꧋ꦞ); bila huruf pasangan terletak di bawah huruf dasar, wignyan ditulis di belakang huruf dasar yang diberi pasangan. (Pada Program Carakan Du…kunov tanda ini terletak pada tombol A)

Contoh:

 

ꦂꦾꦀ꧋ ꦇꦍꦾ꧋ꦆꦁꦛꦾ꧋ꦓꦏꦞꦾ꧋ꦓꦏꦥꦾ꧋ꦈꦁꦚꦾ꧋ꦈꦁꦖꦾ꧋

 

b.  ꦽ  disebut layar, pengganti ꦃ sigeg (konsonan r), ditulis di atas huruf dasar atau huruf pasangan (huruf pasangan ꦔ꧋ꦛ꧋ꦞ); bila huruf pasangan terletak di bawah huruf dasar, layar ditulis di atas huruf dasar yang diberi pasangan. (Pada Program Carakan Dukunov tanda ini terletak pada tombol ‘, tanda petik tunggal)

Contoh:

 

ꦇꦑꦽ꧋ꦄꦽꦇ꧋ꦐꦂꦽ꧋ꦆꦏꦞꦽ꧋ꦉꦎꦖꦽ꧋ꦓꦏꦥꦽ꧋ꦋꦊꦚꦽ꧋

 

c.    ꦼ  disebut cecak, pengganti ꦓ sigeg (konsonan ng), ditulis di atas huruf dasar atau huruf pasangan (huruf pasangan ꦔ꧋ꦛ꧋ꦞ); bila huruf pasangan terletak di bawah huruf dasar, cecak ditulis di atas huruf dasar yang diberi pasangan. (Pada Program Carakan Dukunov tanda ini terletak pada tombol SHIFT + I)

Contoh:

 

ꦄꦂꦼ꧋ꦊꦼꦄꦆꦿ꧋ꦀꦎꦼ꧋ꦄꦏꦥꦼ꧋ꦉꦎꦖꦼ꧋ꦊꦁꦚꦼ꧋ꦐꦏꦞꦼ꧋

sumber : facebook/sinaunulisjawa/dokumen

 

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s